Di dunia yang bergerak cepat, sulit bagi pikiran untuk tetap berpijak dan hadir penuh di masa kini. Dalam konteks ini, berpijak dan hadir penuh berarti memberi perhatian dan tetap sadar akan situasi saat ini dan di sini, dalam kata lain, secara mindful. Mindful berarti menjaga pikiran dari kegelisahan dan kekhawatiran yang tidak dibutuhkan. Di dunia kita, ini bisa sangat penting seperti bertahan hidup.

Para psikolog telah tertarik pada hubungan antara perhatian dan daya ingat. Memusatkan perhatian terbukti membantu otak untuk membangun sebuah set memori yang bekerja, termasuk visual-spasial dan informasi verbal. Memori aktif adalah yang digunakan manusia untuk bekerja, dari mengingat nama dan wajah sampai menyelesaikan masalah kognitif.


"In our world, being mindful could be as important as survival."


Yang membuat sebuah meditasi menjadi sempurna

Meditasi melatih kita meningkatkan perhatian. Perubahan di dalam otak yang terkait dengan perhatian sering terlihat selama meditasi (Tang, 2007). Memang, dalam meditasi, kesadaran akan keadaan di sini dan saat ini adalah produk hasilnya. Memfokuskan pikiran akan membantu untuk mencapai kesadaran. Bagi pemula, bagaimanapun, ini tidak mudah untuk membuat keputusan semacam ini untuk meraih posisi ini. Prosesnya juga melibatkan mengelola lima indera tubuh. Proses untuk mencapai akhir dari meditasi bisa menjadi tugas sulit yang kognitif. Agar manusia bias bekerja secara efisien, perhatian dan daya ingat atau memori harus bekerja bersama.

Menurut Benson (1975), berikut adalah 4 syarat mindful meditation: lingkungan yang tenang, perangkat mental, sikap yang pasif, dan posisi yang nyaman. Syarat yang kedua, perangkat mental, adalah alat untuk dipikirkan. Bagi sebagian orang, hal ini bisa berupa sebuah kalimat afirmasi atau mantra. Bagi sebagian lainnya, bisa musik, pikiran, dan objek fisik lainnya. Proses dari memfokuskan pikiran ke perangkat mental membutuhkan pengulangan. Penelitian menemukan kalau proses ini menimbulkan kualitas perhatian yang penuh dan pembentukan persepsi yang lebih baik (Malinowski, 2013). Kedua penemuan ini berarti pikiran akan membutuhkan sedikit perhatian untuk mengingat sesuatu setelah praktik meditasi.

Hasilnya

Proses dari mindful meditation, melalui memfokuskan perhatian, telah dibuktikan untuk meningkatkan memori seseorang. Ini adalah salah satu dari banyaknya manfaat meditation mindfulness. Bagaimanapun juga, proses ini tidak bisa diperoleh dalam satu percobaan. Harus melakukan prakti yang teratur untuk mendapatnya focus perhatian seperti ini.

Melihat bagaimana meditasi mempengaruhi otak dengan cara yang jelas dan secara fisik, meditasi juga bisa dilihat dengan jelas sebagai bentuk kunci untuk mengatasi beberapa penyakit mental. Depresi contohnya, salah satunya disebabkan oleh kesedihan seseorang yang mendalam. Ini bisa diatasi dengan bantuan meditasi perlahan, membawa kesadaran seseorang ke waktu saat ini. Hal yang sama untuk kegelisahan, yang disebabkan oleh kesadaran seseorang yang tidak ada di waktu saat ini.

Para peneliti dan psikolog masih mempelajari efek dari meditasi. Beberapa efek masih tidak diketahui. Apa yang kita tahu secara ilmiah adalah praktik meditasi yang tetap akan membantu pikiran mempekerjakan memori lebih baik.


Tang, Y. Y. et al. Short-term meditation training improves attention and self-regulation. Proc. Natl Acad. Sci. USA 104, 17152–17156 (2007).

Buttle, Heather. “Attention and Working Memory in Mindfulness–Meditation Practices.” The Journal of Mind and Behavior, vol. 32, no. 2, 2011, pp. 123–134. Spring 2011.

Malinowski, Peter. “Neural Mechanisms of Attentional Control in Mindfulness Meditation.” 4 Feb. 2013.